Dulu amanahnya adalah sebagai aktivis dakwah kampus, sebagai kakak pembimbing, sebagai ketua atau wakil dalam organisasi. Kita menjadi hati-hati dalam berprilaku, menjaga ketaatan, menahan maksiat, dsb.
Sekarang, amanah itu berganti-menjadi seorang ibu. Tapi kehati-hatian itu tetap sama. Rasa "menjaga" nya tetap sama. Lingkaran ukhuwah nya pun tetap sama. Bersyukur sekali masih berada dalam barisan ini.
Wahai ibu, lelah ya?
Mengurus anak, suami, dan kebutuhan keluarga. Tak apa.. sama lelahnya seperti dulu. Kita sudah pernah merasakan lelah-lelahnya, dan Allah bantu kita bisa melewatinya. Lihatlah bu, anak-anak bertumbuh dalam cinta dan kasih sayang ibunya. :)
Wahai ibu, rindu ya menghabiskan waktu bersama Qur'an dalam ketenangan dan kesendirian?
Tak apa.. sekarang walaupun sedikit yang mampu kita baca, akan membawa ketenangan dalam menghadapi rumah dan anak-anak. :)
Wahai ibu, ingin sekali ya rasanya punya waktu lama untuk diri sendiri?
Ternyata Bu, waktu kita memang hanya ada di saat-saat sunyi, di saat-saat anak tertidur, di waktu menenangkan yang-setiap doa di ijabah oleh Allah, sepertiga malam.
Wahai ibu, benar sekali amanah itu menjagamu. Kita berusaha bersyukur dan bersabar ya, Bu. Semoga Allah senantiasa membimbing kita dalam menjalankan amanah ini. :)
Dariku,
seorang ibu yang masih terus belajar.

0 komentar :
Posting Komentar